Curahan Hati
Disini aku berdiam diri. Air mata mengalir di setiap sujudku. Mencari kebenaran dalam kehidupan.
Disaat semua rahasia di ucapkan perlahan-lahan. Rasa malu keluar dari tubuhku. Dengan perasaan bergejolak. Dengan tega, mereka melampiaskan amarah dan tanpa berfikir panjang, apa yang mereka lakukan itu membuat ku jadi tertekan.
ayah...
terimakasih sudah memberikan biaya kepadaku dari kecil hingga sekarang.
terimakasih sudah menjagaku selama ini.
terimakasih sudah membuatku menjadi anak yang mempunyai wawasan.
ayah.....
kau mati-matian bekerja keras untuk menafkahi keluarga.
kau berikan perhatian dan kasih sayang kepadaku.
kau seperti perisai yang selalu melindungiku dimanapun.
ayah...
maafkan aku jika aku selalu mengecewakanmu.
maafkan aku jika aku selalu membangkang perkataan mu.
maafkan aku jika aku selalu memberontak kepadamu.
maafkan aku jka aku selalu melanggar perintah-perintahmu.
maafkan aku jika aku selalu meminta banyak hal kepadamu.
jujur ayah.....
aku malu kepadamu
aku juga malu kepada ibu
aku sangat malu kepada kalian kala itu aku tau aku bukan siapa-siapa di keluarga kalian.
aku sangat malu, aku selalu merepotkan ayah dan ibu.
aku sangat malu karena kelakuanku yang membuat ayah, ibu malu.
ayah, ibu.....
aku bersyukur berkat kalian aku masih bisa merasakan hidup di dunia yang fana ini.
aku bersyukur kalian telah merawatku dengan penuh keikhlasan.
aku bersyukur kalian mau mengakui ku sebagai anak.
aku pun sangat bersyukur karena telah di pertemukan kepada kalian.
tuhan....
trimakasih karena engkau telah menakdirkan aku bertemu dengan orangtua yang mau merawatku.
trimakasih karena engkau telah memberi keikhlasan dan ketabahan kepadaku untuk menerima ini semua.
walau aku merasa ini tidak adil bagiku, tapi aku yakin suatu saat aku akan mendapatkan pencerahan yang begitu berharga.
ayah, ibu terimakasih untuk semuanya.
ayah,ibu terimakasih atas pengorbanan kalian.
terimakasih atas semua jasa-jasa kalian yang sudah kalian lakukan dengan ikhlas kepadaku.
aku sadar dengan perbuatanku kepada kalian.
dengan santai aku meminta apa yang aku inginkan
padahal di benak kalian, kalian ingin membelikan ku, tapi kalian berfikir dampak setelahnya.
ayah, ibu YOU ARE MY EVERYTHINK
